Saat Hamil, Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Membeli Jajanan di Pinggir Jalan

Feb 14, 2020

Seperti yang kita tahu... Jajanan di pinggir jalan memang sangat menggoda dan menggiurkan, terutama saat perut sedang lapar moms.. Namun Sayangnya, jajanan di pinggir jalan banyak yang tidak terjamin akan kebersihannya. Jika kita salah mengonsumsinya, malah membuat ibu hamil terserang penyakit dari berbagai kuman yang bisa menyerang saluran cerna Moms.

Memang  tidak semua jajanan yang terlihat enak itu baik untuk tubuh. Ibu hamil harus bijak saat memilih jajanan di pinggir jalan. Apalagi saat di trimester pertama, pada masa kehamilan ini masih terbilang sangat rentan. Di mana pada trimester kehamilan organ bayi sedang dibentuk.

Naah.. Apabila ibu hamil tidak menjaga pola makan, bisa menimbulkan masalah terhadap janin lho moms. Berikut Tim Zupermom infokan 5 hal yang harus diperhatikan ibu hamil sebelum membeli jajanan di pinggir jalan, Yuuk simak moms!!

1. Mengecek kebersihan makanan yang akan dibeli

Sebelum terburu-buru membeli jajanan di pinggir jalan, biasakan untuk terlebih dahulu mengecek kebersihan makanan yang disajikan moms.

Salah satu kriteria makanan tersebut bersih atau tidak, apakah makanan dibiarkan terbuka atau disimpan di dalam wadah tertutup? Salah satu indikator lagi untuk melihat kebersihan makanan adalah terhindar dari lalat maupun zat di sekitarnya yang dapat mengkontaminasi makanan, sehingga menjadi makanan tidak sehat.

Hal ini karena makanan yang kotor bahkan berjamur, bisa membuat masalah serius pada sistem pencernaan ibu hamil. Pilihlah jajanan yang di jual di dalam ruangan atau paling tidak di wadah tertutup.

2. Waspadai jajanan yang berwarna mencolok

Warna adalah salah satu pemikat makanan untuk menarik pembeli.

Selain itu beberapa jenis makanan yang berwarna-warna cerah memang menarik dan menggugah selera.

Tapi pernahkah Moms bertanya-tanya mengenai apakah pewarna makanan yang digunakan aman atau tidak ya?

Sedangkan jajanan di pinggir jalan bisa saja menggunakan bahan pewarna tekstil yang berbahaya untuk tubuh, karena dapat menyebabkan penyakit kanker. Pewarna berbahaya pada makanan berupa Rhodamin B dan Methanil Yellow.

Di mana Rhodamin B merupakan pewarna sintetis berbentuk serbuk kristal dan digunakan untuk mewarnai tekstil, kertas dan produk kosmetik.

Sedangkan Metanil yellow adalah pewarna sintetik berbentuk serbuk, berwarna untuk pembuatan tinta, plastik, kulit, cat dan sebagainya.

Maka dari itu sebaiknya membatasi zat tambahan pewarna makanan di masa kehamilan untuk mengurangi risiko kerusakan kromosom saat bayi berkembang dan mengancam kesehatan tubuh ibu hamil.

3. Perhatikan pembungkus makanannya

Moms... Pembungkus makanan perlu Anda sebagai ibu hamil perhatikan dalam memilih makanan saat jajan di pinggir jalan, karena bungkus makanan mengalami kontak langsung dengan makanan yang dimakan.

Terutama pada makanan panas, sebaiknya pembungkus tidak dari koran, kertas, plastik dan styrofoam. Di mana makanan panas akan menyerap tinta dari koran bekas dan bahan lainnya.

Sedangkan untuk  styrofoam mengandung beberapa zat kimia yang dipercaya berbahaya bagi kesehatan manusia yang telah dibuktikan dapat menyebabkan penyakit kanker.

Woman's Day memaparkan, bahan kimia yang ada pada pembungkus makanan adalah senyawa organik perfluorinated. Pada umumnya digunakan dalam kotak pizza, wadah makanan cepat saji dan pembungkus popcorn.

Naah dan Apabila ibu hamil terpapar senyawa organik perfluorinated dapat melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah yang berpotensi serius di kemudian hari.

4. Lihat proses memasaknya dengan seksama

Moms... perli kita ketahui bahwa kini banyak pedagang yang sangat tidak memerhatikan kesehatan makanan. Sebaiknya ibu hamil memerhatikan bagaimana si Penjual mengolah makanannya dengan seksama dan melihat alat yang digunakan hingga bahan-bahan pembuatannya.

Apakah ia menggunakan hand glove dan memasaknya dengan minyak jelantah atau tidak?

Sebaiknya moms Hindari pedagang yang tidak mengenakan hand glove dan menggunakan minyak jelantah yang pekat. Hal ini dapat memicu kanker dan kolesterol di masa kehamilan.

5. Mengecek kebersihan tempat jualannya

Kebersihan penjual adalah syarat penting untuk menentukan makanan layak dimakan atau tidak di masa kehamilan moms.

Tempat berjualan yang dekat dengan selokan kotor, tempat pembuangan sampah atau banyak binatang berkeliaran sebaiknya Moms jauhi. Hal itu berpotensi menyebabkan ibu hamil mengalami gangguan pencernaan.

Sebab kuman penyebab infeksi pencernaan dapat tercampur di dalam jajanan atau makanan pinggir jalan. Jenis infeksi inilah yang akan menyebabkan ibu hamil bisa terkena diare atau muntah di awal kehamilan Moms.

Dari berbagai ulasan ini  mulai sekarang harus hati-hati ya moms... itu lah 5 cara memilih jajanan di pinggir jalan untuk ibu hamil. Bagi Moms yang penggemar jajanan di pinggir jalan, dapat melakukan tips di atas agar tetap sehat di masa kehamilan.

Love,

Zupermom team

Sumber artikel