Menentukan Masa Subur dengan Metode Kesadaran Fertilitas

Conceive Jan 30, 2020

Moms... perlu Anda ketahui bahwa Fertility awareness methods (FAM) atau metode kesadaran fertilitas  adalah suatu cara yang memungkinkan para wanita untuk mengidentifikasi siklus mentruasinya sendiri dan menentukan kapan puncak masa subur mereka. Banyak wanita menggunakan informasi ini supaya dapat hamil secepatnya, namun ada juga yang memakai metode kesadaran fertilitas ini untuk menghindari terjadinya kehamilan. Namun yang pasti metode ini memudahkan kita dalam menentukan masa subur.

Nah, kalau Anda sedang dalam masa menunda kehamilan, maka sebaiknya jangan berhubungan intim dulu saat Anda dalam puncak masa subur atau gunakan metode kontrasepsi untuk mencegah pembuahan. Misalnya dengan memakai kondom (baik kondom pria atau khusus wanita), diafragma, atau penutup serviks (cervical cap).

Metode kesadaran fertilitas ini mengharuskan Moms untuk telaten mencatat siklus menstruasi supaya dapat diketahui kapan periode masa subur Anda terjadi. Sebelum kehamilan terjadi, sel telur wanita harus bertemu dengan sperma pria terlebih dahulu. Inilah yang disebut dengan fertilisasi alias pembuahan. Bagi wanita yang dalam kondisi sehat, normalnya ada hari di mana pembuahan dapat terjadi, namun ada kalanya mereka tidak dalam kondisi subur sehingga kemungkinan hamil sangat kecil meski bisa juga terjadi.

Nah, supaya bisa cepat hamil, maka penetrasi melalui vagina mutlak diperlukan tanpa penggunaan proteksi apapun (kondom). Jangan lupa menentukan hari di mana Anda sedang dalam keadaan subur ya, Moms..

Masa subur seorang wanita sendiri tergantung dari masa hidup sel telur dan sperma. Sel telur dapat hidup setidaknya selama satu hari setelah ovulasi. Sedangkan, sperma bisa tetap hidup di dalam tubuh wanita sampai 6 hari lamanya. Setiap siklus menstruasi, setidaknya ada 7 hari masa puncak kesuburan yang paling memungkinkan terjadinya kehamilan. Tujuh hari tersebut mencakup:

  1. 5 hari      sebelum ovulasi.
  2. Hari di      mana ovulasi terjadi.
  3. Sehari      atau 2 hari pasca ovulasi (meski kemungkinan hamil semakin kecil).

Mengetahui masa subur diri sendiri sangatlah penting untuk merencanakan atau menunda kehamilan. Tapi ingat ya Moms, setiap wanita memiliki pola masa subur yang berbeda-beda. Terkadang, jangka waktu menstruasi dari satu bulan ke bulan lainnya juga berbeda. Itu berarti, Moms harus teliti mencatat tanggal dan jangka waktu siklus menstruasi Anda.

Apa saja metode untuk menentukan kesadaran fertilitas?

Ada beberapa metode yang dapat Moms gunakan untuk memprediksi kapan terjadinya pembuahan, yakni:

Metode temperatur- Anda diharuskan memeriksa temperatur tubuh setiap hari sebelum bangun tidur di waktu pagi.

  1. Metode Cervical      Mucus- Anda wajib memeriksa perubahan yang terjadi pada mukus serviks      (lendir di leher rahim) setiap harinya mulai dari awal siklus menstruasi      sampai Moms yakin sudah tiba masanya pembuahan
  2. Metode      kalender- Moms akan membuat semacam grafik siklus menstruasi pada kalender

Namun, cara paling efektif adalah dengan menggabungkan ketiga metode di atas. Cara ini disebut dengan metode symptothermal.

  • Metode      Standar Harian - Moms akan mengecek siklus menstruasi selama beberapa      bulan supaya bisa memastikan apakah siklus tersebut selalu berjarak antara      26 sampai 32 hari. Tunggulah sampai setidaknya siklus menstruasi Anda      teratur dan tak pernah lebih pendek atau lebih panjang dari 26-32 hari.      Kemudian, Moms boleh melakukan hubungan intim melalui vagina tanpa      penggunaan kondom pada hari ke 8 sampai hari ke 19.

Keuntungan dari penggunaan metode di atas adalah jaminan keamanan, terjangkau (tidak membuat Anda mengeluarkan uang karena dapat dilakukan sendiri di rumah), Anda dapat mengatur kapan hendak merencanakan atau menunda kehamilan, serta tidak ada obat-obatan khusus yang harus dikonsumsi.

Meski begitu, metode kesadaran fertilitas mungkin tidak akan ada gunanya apabila selama ini Anda suka berganti-ganti pasangan saat berhubungan intim. Oleh karena itu, tetaplah pada satu pria yang 'aman' secara kesehatan seksual serta dapat diajak berkompromi perihal masa ovulasi. Selalu bicarakan pada pasangan Anda hal-hal penting seperti masa subur dan keinginan untuk mencegah atau menunda kehamilan. Bersikaplah tegas tanpa harus menceramahi suami ya, Bun.

Saat memilih untuk menggunakan salah satu metode perhitungan masa subur di atas, maka tunggulah setidaknya 10 hari masa subur pada setiap siklus sebelum berganti menggunakan metode lainnya. Kalau Anda merasa metode ini rumit dan membingungkan, maka mintalah bantuan dokter atau orang yang lebih paham masalah ini untuk membantu menghitung masa subur Moms.

Jangan ragu untuk bertanya ya, karena kalau salah perhitungan bisa-bisa keinginan Moms akan terwujud sebaliknya. Dari yang sebenarnya ingin menunda kehamilan, eh malah ternyata hamil lebih cepat dari perkiraan deh.

Apakah penggunaan obat-obatan tertentu dapat menghambat keberhasilan metode kesadaran fertilitas?

Tentu saja, metode kesadaran fertilitas tidak akan sukses apabila selama ini Moms mengonsumsi obat-obatan yang dapat menunda ovulasi, meningkatkan suhu tubuh, atau mempengaruhi sekresi serviks.  Jika seperti ini akan sulit dalam menetukan masa subur.

Sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum menggunakan metode ini atau Anda mungkin ingin beralih ke metode kontrasepsi yang berbeda.

Pengobatan yang dapat mempengaruhi efektifitas penggunaan metode kesadaran fertilitas ini meliputi: obat anti-kecemasan (kecuali benzodiazepin), antidepresan (inhibitor serotonin reuptake, trisiklik, atau tetracyclics), antipsikotik (termasuk klorpromazin, thioidazine, haloperidol, risperidone, clozapine, atau lithium), penggunaan jangka panjang antibiotik tertentu, penggunaan jangka panjang dari acetaminophen, penggunaan jangka panjang dari obat-obatan anti-inflamasi nonsteroid (seperti aspirin atau ibuprofen), dan antihistamin.

Semoga artikel ini bermanfaat ya moms dan bisa membantu Anda dalam menetukan kesuburan.

Love,

Zupermom team