Kapan Waktu yang Tepat Berhubungan Seks agar Cepat Hamil?

Jan 29, 2020

Moms, saat sudah menikah pasti ada keinginan untuk segera mendapatkan sang buah hati. Apalagi jika pihak orang tua bersikeras ingin segera menggendong cucu atau banyak orang sekitar bertanya. Aduh, kuping rasanya panas saat ditanya “Kapan kamu punya anak?”. Tak hanya kesal, Moms pun dibuat geram karena merasa sudah sering sekali berhubungan seks namun tanda-tanda hamil tak jua nampak.

Benarkah seorang wanita dapat hamil begitu saja kapan pun setelah penetrasi terjadi? Faktanya, tidak semudah itu wanita dapat segera hamil. Agar dapat hamil, Anda harus melakukan seks sebelum ovulasi terjadi, yakni kira-kira dua hingga tiga hari sebelum masa puncak kesuburan Moms datang. Namun bagaimana caranya wanita tahu kapan ovulasi akan terjadi? Lalu seberapa sering wania harus melakukan hubungan seks agar segera mendapatkan momongan? Naah dalam artikel kali ini akan kami bahas Moms.. simak penjelasan berikut ya..

Memprediksi Ovulasi (Masa Subur) dan Mitos ‘14 Hari’

Seringkali masyarakat maupun dokter mengatakan bahwa ovulasi terjadi pada hari ke 14 siklus menstruasi (dihitung dari rentang jarak antara hari pertama Anda haid sampai saat haid lagi di bulan berikutnya), sehingga banyak wanita kemudian memutuskan untuk melakukan hubungan intim tepat di hari ke 14.

Masalahnya, banyak wanita yang sudah tidak subur lagi pada hari ke 14 siklus menstruasi mereka. Rata-rata ovulasi yang normal terjadi antara 10-20 hari. Jika Moms memiliki siklus menstruasi normal yakni 28 hari, maka sah saja jika memutuskan berhubungan intim di hari ke-14. Namun, jika siklus Anda mencapai 35 hari, maka ovulasi akan terjadi sekitar hari ke 21, bukan hari ke 17.

Lantas, bagaimana donk caranya memprediksi kapan ovulasi terjadi? Ada banyak metode yang dapat dilakukan Moms.. mulai dari ovulation predictor kits hingga alat pengukur temperatur basal.

Meski begitu, para peneliti mengatakan bahwa hari terbaik untuk melakukan hubungan seksual agar cepat hamil adalah saat dimana Moms mendapati adanya lendir rahim atau fertile cervical mucus. Lendir ini adalah hasil pembuangan rahim yang bentuknya menyerupai putih telur dan biasanya muncul beberapa hari menjelang ovulasi terjadi.

Mengingat sperma mampu hidup selama dua hingga tiga hari maka mencari waktu penetrasi yang tepat adalah suatu hal yang sangat penting. Nah, untuk memperbesar kemungkinan terjadinya pembuahan, memang sebaiknya Moms berhubungan intim lebih dari sekali selama masa subur terjadi.

Pendekatan yang paling dianjurkan adalah melakukan hubungan seks sehari atau dua hari menjelang ovulasi serta sekali lagi tepat di hari ovulasi terjadi. Dengan cara itu, ada kesempatan yang lebih besar bagi pria untuk menghasilkan suplai sperma dalam kondisi sehat. Lelaki memang cenderung menghasilkan sperma berkualitas prima setelah absen melakukan kegiatan seks selama satu atau dua hari. Jika pria tidak melakukan seks selama beberapa minggu, justru kualitas sperma akan menurun. Padahal, semakin sehat kualitas sperma seorang pria, maka semakin jago pula ia berenang menuju sel telur untuk melakukan pembuahan.


Masih bingung cara mengetahui masa ovulasi?

Memang tidak semua wanita dapat dengan mudah mengetahui kapan tepatnya masa ovulasi terjadi Moms. Terkadang karena tidak ada tanda-tanda yang jelas atau memang siklus yang tidak teratur hingga susah untuk dihitung. Meski begitu, jika Moms memang benar-benar berniat untuk hamil, cobalah mulai menghitung siklus Anda selama beberapa bulan dan periksa apakah tanda-tanda ovulasi berikut ini terjadi pada Moms:

Timbul rasa tidak nyaman pada perut bagian      tengah.

  1. Payudara terasa nyeri saat ditekan.
  2. Naiknya temperatur basal tubuh (BBT) sekitar 0.4      hingga 1 derajat Fahrenheit. Ukurlah sesaat setelah bangun tidur, dua hari      setelah ovulasi terjadi. Anda akan mulai yakin dengan perhitungan siklus      setelah melihat skema BBT Moms tiap bulannya.
  3. Vagina mengeluarkan lebih banyak cairan yang      menyerupai putih telur

Jika menstruasi tidak lancar, apakah makin sulit untuk bisa hamil?

Umumnya wanita mengalami 12 kali menstruasi tiap tahunnya Moms, namun banyak pula yang melewatkan satu bulan atau bahkan tidak mengalami menstruasi sama sekali. Penyebabnya pun bermacam-macam, mulai dari stres, kenaikan atau penurunan berat badan yang berlebihan, olahraga yang terlalu keras, serta alasan-alasan lain yang dapat mengganggu kelancaran menstruasi seseorang.

Semakin tidak teratur jalannya menstruasi, maka otomatis semakin susah untuk memprediksi kapan ovulasi akan terjadi. Pasalnya, Anda baru dapat memperhitungkan kapan pastinya masa subur datang dengan melihat pada skema ovulasi setiap bulan.

Misalnya saja siklus awal Anda adalah 28 hari, kemudian bulan berikutnya menjadi 21 hari, dan bulan depannya bertambah menjadi 32 hari.Ingat untuk selalu mencatat jumlah hari tersebut ya, Moms!

Kemudian, kurangi 17 hari dari siklus terpendek Anda serta kurangi 11 hari untuk siklus terpanjang. Nah, hari-hari di antara kedua hari tersebut adalah hari dimana kemungkinan besar Moms berada dalam kondisi paling subur dan si sel telur siap untuk dibuahi. Namun, jika siklus Moms sifatnya tidak teratur dan jarak antar siklusnya lebih dari 35 hari atau bahkan lebih, maka sebaiknya Moms mengunjungi spesialis masalah kesuburan untuk memeriksa lebih rinci lagi alasan lain mengapa menstruasi Anda tidak teratur.

Boleh tidak Moms asal saja berhubungan seks dan lihat hasilnya nanti?

Nah untuk Cara-cara di atas memang diperuntukkan bagi pasangan sibuk yang jarang bertemu untuk berhubungan intim namun ingin segera mendapatkan momongan. Dengan kata lain, memakai metode perhitungan siklus masa subur agar memperbesar kesempatan hamil tanpa harus berhubungan seks berkali-kali.

Namun jika Moms dan suami memiliki banyak waktu bersama, maka Anda tidak harus menghitung temperatur basal tubuh atau berkutat dengan rumus-rumus ovulasi yang sepintas memang terkesan rumit seperti yang tertera di atas. Bahkan, Moms juga tidak perlu memaksakan diri mencapai orgasme saat berhubungan seks saking kepinginnya segera mendapatkan momongan. Karena yang paling penting adalah tetap rileks, hindarkan diri dari stres, lalu rutin berhubungan seks paling tidak dua kali seminggu dan tunggu takdir menjawab doa Moms. Selamat mencoba!

Love,

Zupermom team