Hasil Test Pack Positif Tapi Tidak Hamil? Ini Penyebabnya!

Conceive Jan 27, 2020

Mungkin ada Moms di sini pernah mengalaminya?  Saat mengetes kehamilan dengan test pack bahagia bukan kepalang saat mengetahui hasilnya positif. Namun setelah dites lagi, ternyata Anda tidak hamil. Kok bisa gitu ya? Itulah kehamilan kimia.

Apa si Moms Kehamilan Kimia itu?

Penasaran kan mengenai kehamilan kimia? Perlu moms tahu ini merupakan awal dari keguguran. Seringnya terjadi sebelum semuanya bisa terlihat melalui USG. Biasanya sekitar minggu ke-5 kehamilan Anda. Ini artinya sperma telah membuahi sel telur tapi kemudian sel telur tidak bisa bertahan.

Meskipun masih di awal kehamilan, tetap saja terjadi perubahan tingkat hormon yang menyebabkan tes kehamilan menunjukkan hasil positif. Hormon yang diukur pada tes kehamilan dikenal dengan hCG, atau human chorionic gonadotrophin.

Pada kehamilan kimia, tes kehamilan awalnya positif tapi beberapa hari kemudian Anda mendapat menstruasi. Atau bisa juga saat mengetes lagi beberapa hari kemudian, hasil tes berubah menjadi negatif. Ini pastinya sedih kan moms di mana hasil test pack positif tapi tidak hamil.

Tanda Kehamilan Kimia

Gejala dan tanda kehamilan kimia sangat bervariasi pada tiap wanita. Beberapa wanita bahkan tidak memiliki gejala apapun, sedang lainnya bisa mengalami, namun umumnya gejala sebagai berikut:

  1. Pendarahan      yang menyerupai menstruasi
  2. Kram      atau bercak sebelum pendarahan


Banyak Moms yang tidak sadar kalau sedang hamil dan tidak mengetesnya dengan test pack. Tahu-tahu mereka mengalami pendarahan di luar masa menstruasi dan menganggap hal tersebut normal, tanpa tahu kalau itu pertanda keguguran.

Perlu diketahui kehamilan kimia merupakan hal yang normal, ini terjadi sekitar 50 hingga 60 persen pada kehamilan pertama, tapi sering kali tidak terdeteksi.

Sulit untuk membedakan antara pendarahan implantasi dan pendarahan yang disebabkan oleh kehamilan kimia. Pendarahan implantasi (bercak) adalah pendarahan awal yang terjadi ketika sel telur yang dibuahi menempel pada lapisan uterus. Ini biasanya terjadi pada minggu ke-3 dari siklus Anda, sekitar satu minggu sebelum jadwal menstruasi Anda.

Pendarahan implantasi berupa bercak yang sangat tipis, berwarna merah muda. Sedangkan pendarahan kehamilan kimia terjadi pada titik siklus selanjutnya, setelah Anda melewati periode menstruasi. Selalu hubungi dokter jika Anda tidak yakin penyebab pendarahan yang Anda alami.

Penyebab Kehamilan Kimia

Kehamilan kimia, seperti halnya keguguran, berakar pada banyak penyebab, pemicu utamanya bisa berupa ketidaknormalan pada kromosom dari sel telur yang dibuahi, atau alasan lain seperti masalah penggumpalan darah atau masalah tingkat hormon.

Tapi jangan cemas Moms, kalau Anda pernah mengalami kehamilan kimia, tidak berarti Anda akan mengalaminya kembali meskipun awalnya sedih juga karena hasil test pack positif tapi tidak hamil.

Hamil Lagi Setelah Mengalami Kehamilan Kimia

Yang menjadi pertanyaan paling penting bagi mereka yang berusaha untuk hamil setelah mengalami kehamilan kimia adalah kapan mereka bisa mencoba untuk hamil kembali?

Tidak ada alasan khusus yang melarang Anda untuk menunda kehamilan. Jika Moms dan pasangan ingin cepat hamil lagi, Anda bisa mulai mencoba lagi kapanpun. Kehamilan Anda yang berikutnya tidak akan terpengaruh oleh kehamilan kimia yang telah Anda lewati.

Anda bisa mengalami masa ovulasi secara normal, atau bisa mendapat siklus menstruasi lebih lama dari sebelumnya. Anda tidak perlu bertemu dokter untuk membahas khusus tentang usaha untuk hamil lagi setelah mengalami keguguran atau kehamilan kimia, kecuali Anda telah mengalami 3 kali atau lebih kehamilan kimia atau keguguran.

Karena gejala ini banyak wanita yang merasa khawatir dengan pengalaman kehamilan kimia yang sudah mereka lalui. Banyak juga yang bingung, kecewa, dan putus asa setelahnya. Hal ini wajar karena setelah senang hasil test pack positif tapi ternyata tidak hamil.

Memang ini merupakan salah satu momen yang sangat wajar jika Moms berduka meski janin gugur di awal kehamilan. Tidak masalah jika Moms ingin ambil waktu beberapa bulan untuk berduka. Namun, janganlah berlarut-larut dalam rasa sedih dan kecewa, ayo kembali berusaha ya moms..

Love,

Zupermom team