Cara Menghitung Masa Subur

Conceive Dec 18, 2019

Haid atau menstruasi atau datang bulan adalah kunci dari kesuburan da kesehatan reproduksi kita Moms. Siklus ini harus terjadi agar kita mampu hamil. Kenapa? Karena tanpa siklus haid akan besar kemungkinan kita tidak ovulasi alias tidak ada sel telur yang dikeluarkan Moms. Nah kalau tidak ada sel telur pastinya tidak akan ada pembuahan dan kehamilan.


Siklus menstruasi ternyata penting lho Moms untuk memudahkan kita memprediksi masa subur.  Masa subur adalah jeda waktu yang membuat pembuahan lebih mungkin terjadi. Jadi untuk kita yang sedang program hamil atau menunda kehamilan wajib tahu ya tentang kapan sih masa subur kita setiap bulannya.

Tapi masalahnya tidak selalu siklus haid kita normal kan Moms. Dan hal ini tentu akan menyulitkan kita dalam memprediksi masa subur. Ada beberapa keluhan seperti tanggal menstruasi terlambat atau tidak menstruasi tentu akan menjadi salah satu penyebab pusingnya kita ketika menentukan masa subur.  Seiring perkembangan jaman, sudah banyak aplikasi online yang bisa menjadi cara praktis dan mudah untuk menghitung siklus haid dan mengetahui masa subur kita Moms.

Kapan Masa Subur Terjadi?

Pada saat menstruasi, sel telur akan berkembang di dalam ovarium hingga matang dan siap diovulasikan. Ovulasi adalah waktu saat sel telur sudah matang sehingga ovarium akan melepaskan sel telur tersebut. Ovulasi biasanya terjadi pda 12-16 hari sebelum menstruasi berikutnya. Sedangkan masa subur terjadi 5 hari sebelum masa ovulasi dan berakhir 1 hari setelah ovulasi. Rata-rata perempuan mengalami masa subur antara hari ke 10 hingga 17 setelah hari pertama menstruasi. Namun prediksi ini tetap memiliki resiko keliru Moms. Akan lebih akurat ketika kita menggabungkan perhitungan masa subur dengan berbagai gejala masa subur yang kita alami.

 Apa Saja Tanda Masa Subur?

Ada beberapa tanda khas atau umum yang terjadi dan dapat kita rasakan ketika kita sedang berada di masa subur atau mendekati ovulasi. Beberapa indikator ini merupakan tanda kita memasuki masa subur, yaitu:

  • Meningkatnya suhu basal tubuh. Suhu basal merupakan suhu saat tubuh kita istirahat yang biasanya diukur ketika kita bangun tidur sebelm turun dari tempat tidur. Saat bangun di pagi hari suhu basal tubuh terhitung lebih tinggi dari suhu normal (35.5-36.60C).
  • Merasa lebih bergairah. Pada beberapa wanita akan merasakan lebih bergairah, lebih bersemangat dan mudah bersosialisasi. Hal ini terjadi akibat hormon kita yang mulai berganti Moms.
  • Adanya lendir dari mulut rahim. Lendir yang keluar dari mulut rahim atau daerah kewanitaan kita dapat memiliki konsistensi encer hingga perubahan  lendir ini menunjukkan perubahan kadar hormone estrogen pada tubuh, yang juga menjadi pertanda ovulasi segera terjadi. Lendir berwarna bening, licin dan elastis seperti putih telur mentah. Cairan inilah yang akan memperlancar dan melindungi jalannya sperma menuju rahim untuk bertemu sel telur.

Bagaimana Cara Meghitung Masa Subur?

Ini nih cara menghitung masa subur pada haid yang teratur. Bagi kita yang punya siklus menstruasi teratur cukup mudah menghitung masa subur. Cukup kurangi dengan hari pertama haid berikutnya dengan angka 14, so ketemu deh.
Contoh nih haid dimulai tanggal 1. Maka 1+28 (Siklus haid) = 29 Desember. Terus kapan ovulasinya? 29-14=15. Jadi masa subur kita dimulai 5 hari sebelum ovulasi hingga 1 hari setelah ovulasi yaitu tanggal 10-16 Desember.


Terus, gimana dong menghitung masa subur pada haid yang tidak teratur?
Cara menghitung masa subur pada point ini pastinya berbeda dengan cara sebelumnya. Memang agak sedikit lebih rumit, karena kita harus hitung siklus haid minimal 6 bulan terakhir Moms.
Kita ahrus hitung dengan cermat berutur-turut untuk melihat siklus terpanjang dan terpendek.

Ini nih contohnya:
Misalnya sikluas menstruasi berturut-turut selama 6 bulan : 29 hari, 28 hari, 31 hari, 28 hari, 26 hari, 27 hari.
Jadi siklus terpanjang adalah 31 hari dan terpendek 26 hari.
Caranya:

  • Siklus terpendek dikurangi 18. (26hari-18)=8
  • Siklus terpanjang dikurangi 11. (31 hari-11)=20.
    Jadi hari pertama saat posisi paling subur adalah 8, dan hari terakhir adalah 20.

Dengan memperkirakan dan menghitung masa subur setelah haid, serta memahani apa yang terjadi selama siklus menstruasi, maka akan membantu merencanakan kehamilan dan mengevaluasi kesehatan reproduksi ya Moms. Sekarang, sudah bisa  menggunakan beberapa aplikasi media social yang bisa didownload gratis dan digunakan di berbagai tempat Moms.
Coba yuk hitung siklus haid termasuk masa subur kalian Moms. Yang bingung bisa tulis di kolom komentar ya.

Love

Zupermom team