Hasil Test Pack Positif Tapi Tidak Hamil? Anda kehamilan Kimia, Ini Solusinya.

Conceive Jan 31, 2020

Mungkin ada Moms di sini pernah mengalaminya?  Saat test kehamilan dengan test pack bahagia bukan kepalang saat mengetahui hasil test pack positif. Namun setelah dites lagi, ternyata Anda tidak hamil. Kok bisa gitu ya? Itulah kehamilan kimia.

? Perlu moms tahu ini merupakan awal dari keguguran. Seringnya terjadi sebelum semuanya bisa terlihat melalui USG. Biasanya sekitar minggu ke-5 kehamilan Anda. Ini artinya sperma telah membuahi sel telur tapi kemudian sel telur tidak bisa bertahan.

Meskipun masih di awal kehamilan, tetap saja terjadi perubahan tingkat hormon yang menyebabkan tes kehamilan menunjukkan hasil positif. Hormon yang diukur pada tes kehamilan dikenal dengan hCG, atau human chorionic gonadotrophin.

Pada kehamilan kimia, tes kehamilan awalnya positif tapi beberapa hari kemudian Anda mendapat menstruasi. Atau bisa juga saat mengetes lagi beberapa hari kemudian, hasil tes berubah menjadi negatif. Ini pastinya sedih kan moms di mana hasil test pack positif tapi ternyata tidak hamil. Pada pembahasan di artikel lainnya kita sudah membahas mengenai ciri-ciri kehamilan kimia ini. Terus bagaimana ya moms cara menghindarinya?

Cara Menghindari Kehamilan Kimia

Perlu moms ketahui jika mayoritas penyebab kehamilan kimia adalah masalah dengan genetik yang tidak bisa dicegah. Tapi ada beberapa hal yang bisa membantu Anda menghindari kehamilan kimia. Moms perlu memperhatikan berat badan ideal ketika mencoba untuk hamil karena berat badan yang berlebih atau kurang bisa mempengaruhi keteraturan siklus bulanan dan menghambat ovulasi. Jika ada terlalu banyak beban pada bagian perut, ini bisa mempengaruhi keseimbangan hormon dan mengurangi fertilitas moms.

Naah.. Bila Moms belum menjalani olahraga teratur, mulai sekarang jadikan ini sebagai aktivitas rutin Anda. Olahraga secara teratur seperti berenang bisa meningkatkan kesempatan untuk hamil. Olahraga tidak hanya membantu Anda memiliki bentuk tubuh yang baik tapi juga membantu tubuh Anda siap untuk hamil.

Selain itu berhentilah merokok dan mengonsumsi alkohol untuk meningkatkan kemungkinan hamil. Penelitian menunjukkan wanita yang minum kurang dari 5 gelas kecil anggur dalam seminggu, dua kali lebih mungkin untuk bisa hamil dalam 6 bulan dibanding wanita yang minum 10 gelas anggur atau lebih dalam seminggu.

Dan merokok dapat merenggut nutrisi esensial tubuh yang dibutuhkan dalam kesuburan termasuk zat besi, selenium, dan vitamin C. Merokok bisa meningkatkan unsur racun dalam tubuh, seperti cadmium. Jika Anda seorang perokok, Anda memiliki tingkat hormon kesuburan vital yang lebih rendah yang akan membuat Anda butuh waktu lebih lama untuk bisa hamil.

Juga berhati-hati dengan penggunaan obat. Hindari ibuprofen, obat anti jerawat, serta beberapa jenis antibiotik tertentu. Jika Anda diresepkan jenis obat tadi, beritahu dokter bahwa Anda sedang merencanakan kehamilan.

lebih lanjutnya lagi mulailah mengonsumsi suplemen asam folat setidaknya 3 bulan sebelum Anda berusaha untuk hamil untuk mengurangi risiko perkembangan bayi yang cacat, yang bisa memicu kondisi seperti spina bifida.

Memang sulit untuk mengonsumsi asam folat dengan porsi yang disarankan ahli medis hanya melalui makanan, itulah sebabnya mengonsumsi suplemen harian asam folat sebesar 400 mikrogram menjadi cara sederhana bagi wanita untuk melindungi calon bayinya.

Jika Moms mengalami stres yang berat, tubuh akan menggunakan energi untuk mengatasi kondisi ini. Itulah sebabnya banyak ahli meyakini stres bisa berkontribusi pada waktu yang dibutuhkan untuk bisa hamil. Pada wanita, stres memicu produksi prolactin yang berlebihan, yang mengganggu ovulasi. Terlalu banyak stres juga bisa membunuh hasrat Anda.

Hamil akan lebih mudah dan menyenangkan jika Anda menikmati seks dan punya waktu, energi, dan tempat untuk melakukannya dalam hidup Anda. Pasangan Anda juga perlu mengurangi tingkat stres karena bisa meningkatkan kualitas sperma. Olahraga bisa membantunya mengatasi stres.

Pastikan juga Moms mendapat asupan protein yang mencukupi. Kafein sebaiknya dihindari, lebih dari satu cangkir kopi sehari dapat meningkatkan waktu yang diperlukan untuk bisa hamil hingga 50 persen. Minumlah setidaknya dua liter air setiap hari dan konsumsi suplemen multivitamin dan mineral. Cari suplemen yang diformulasi untuk pra-kehamilan yang mengandung zat besi dan selenium.

Kurangi penguat rasa dan zat tambahan pada makanan, terutama aspartame dan monosodium glutamate. Perbanyak cemilan sehat seperti buah dan kacang-kacangan daripada coklat atau keripik. Hal yang sama juga berlaku bagi pasangan Anda ya moms.

Memang tidak ada bukti yang secara spesifik menunjukkan bahwa wanita yang hamil melalui bayi tabung memiliki peningkatan risiko untuk mengalami keguguran, selama digunakan embrio yang segar.

Tingkat keguruan menjadi cukup tinggi pada pasien yang menggunakan embrio beku. Ibu dengan usia lebih tua, yang lebih mungkin menggunakan teknik bayi tabung, lebih berisiko mengalami keguguran dini. Usia mempengaruhi kualitas sel telur yang diproduksi. Wanita yang lebih tua lebih mungkin mengalami kehamilan kimia atau keguguran yang sangat dini.

Karena gejala ini banyak wanita yang merasa khawatir dengan pengalaman kehamilan kimia yang sudah mereka lalui. Banyak juga yang bingung, kecewa, dan putus asa setelahnya. Hal ini wajar karena setelah senang hasil test pack positif tapi ternyata tidak hamil.

Memang ini merupakan salah satu momen yang sangat wajar jika Moms berduka meski janin gugur di awal kehamilan. Tidak masalah jika Moms ingin ambil waktu beberapa bulan untuk berduka. Namun, janganlah berlarut-larut dalam rasa sedih dan kecewa, ayo kembali berusaha ya moms..

Love,

Zupermom team