5 Tips yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil Saat Luluran

Kehamilan Feb 15, 2020

Moms.... Terkadang dampak perubahan fisiologis di masa kehamilan sering kali menimbulkan masalah di kulit buat ibu hamil. Dari waktu ke waktu membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Naah... agar penampilan ibu hamil tetap segar dan menawan, sebaiknya Moms tetap melakukan perawatan kulit seperti luluran. Hal ini karena luluran atau body scrub bisa untuk mengangkat sel mati pada lapisan kulit moms.

Terus apakah aman ibu hamil melakukan luluran?

Untuk lebih jelasnya, mari simak 5 peraturan yang perlu diperhatikan ibu hamil saat luluran yang team Zupermom rangkum untuk Anda.

1. Prioritaskan bahan lulur alami

Moms bisa dibilang luluran ialah sebuah metode kecantikan yang dilakukan dengan mengaplikasikan bahan tertentu yang umumnya bersifat alami dan dicampur dengan wewangian yang kemudian didiamkan untuk beberapa saat agar khasiat dari bahan tersebut dapat meresap ke tubuh dan bekerja dalam meremajakan kulit.

Naah... langkah yang harus diperhatikan ibu hamil saat luluran yakni memprioritaskanlah bahan lulur yang bersifat alami, sehingga hasilnya lebih aman di kulit ibu hamil.

Sebaiknya Moms memilih lulur rumahan yang terbuat dari bahan-bahan alami, yakni susu, beras atau kopi yang aman untuk memperbaiki metabolisme kulit.

Dan ketika dilakukan massage sebelum dilulur, maka pakailah produk herbal yang aman seperti minyak zaitun atau minyak kelapa.

2. Hindari menggunakan produk lulur berbahan kimia

Sebenarnya hingga sampai saat ini, belum ada larangan medis yang menyatakan ibu hamil tidak boleh melakukan luluran lho moms.

Namun ada hal yang harus diperhatikan sewaktu melakukan metode tersebut, yaitu bahan atau produk yang digunakan sewaktu luluran.

Ibu hamil perlu memastikan bahwa produk yang digunakan sewaktu melakukan lulur adalah produknya bebas dari bahan kimia.

Hal ini karena kandungan pada lulur akan menyerap ke dalam tubuh melalui kulit. Bahkan produk lulur yang berbahan kimia bisa menjadi racun bagi kulit ibu hamil.

3. Perhatikan bagian tubuh tertentu

Moms... Penggunaan lulur memang dapat membantu mencerahkan bagian-bagian tubuh tertentu yang lebih sulit dijangkau seperti ketiak atau selangkangan.

Tapi saat ingin luluran di saat masa kehamilan, sebaiknya Moms membatasi area tubuh untuk diberikan lulur. Hindari mengaplikasikan lulur hingga ke seluruh tubuh, termasuk wajah dan punggung.

Sementara bagian yang boleh diberikan lulur adalah bagian tangan, leher dan bagian kaki saja. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan ibu hamil serta bayi di dalam kandungan moms.

4. Intensitas gerakan agar tidak menyebabkan iritasi

Memanjakan diri saat hamil? Kenapa tidak. Nah, inilah  salah satu cara untuk memanjakan diri yang sering dilakukan adalah luluran.

Akan tetapi, saat melakukan scrubbing sebaiknya perhatikan intensitas gerakan. Sepanjang luluran, harus dilakukan dengan lembut dan tidak terlalu keras atau cepat. Hal ini dikarenakan kulit ibu hamil cenderung menjadi sensitif, jika tidak hati-hati bisa mudah mengalami iritasi.

Hindari juga massage seperti saat reflexology di bagian kaki, tumit dan juga telapak kaki. Hal itu dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko munculnya kontraksi dini saat masa  ibu hamil.

5. Konsultasi dengan dokter kandungan sebelum luluran

Perawatan rutin seperti luluran tentunya bisa menyingkirkan kulit kusam moms. Tetapi bagaimana untuk perempuan yang sedang dalam tahap kehamilan?

Meski luluran saat hamil tergolong aman, namun tetap perhatikan beberapa poin ya moms. Jika memungkinkan sebaiknya berkonsultasi secara langsung kepada dokter kandungan yang menangani kehamilan Anda Moms.

Di mana dokter ahli bisa menjelaskan bahan apa yang cocok untuk digunakan dan seberapa sering ritual luluran ini aman dilakukan.

Pada dasarnya perawatan yang satu ini boleh saja dilakukan. Akan tetapi, ibu hamil perlu memerhatikan 5 hal yang sudah kami rangkumkan ini ya moms..

Love,

Zupermom team