4 Metode untuk bisa Hamil Bayi Laki-Laki

Conceive Jan 28, 2020

Apakah Moms dan pasangan ingin punya anak laki-laki? Meski tidak ada fakta ilmiah secara pasti mengenai cara  agar hamil bayi laki-laki. Namun banyak yang mengatakan jika posisi saat berhubungan seks atau mengkonsumsi makanan tertentu bisa mempengaruhi jenis kelamin bayi lho moms... Dan masih banyak mitos yang beredar dan dipercaya masyarakat.

Kalau Moms mau mencoba, tidak ada salahnya kok. Tapi Bunda perlu ingat, apapun jenis kelamin bayi Anda, yang terpenting adalah si kecil bisa lahir dengan sehat.

Sebelum di bahas lebih lanjut perlu moms ketahui secara teori, ada dua jenis sperma, satu membawa kromosom X, dan satu lagi pembawa koromosom Y. Jenis sperma yang membuahi sel telur menentukan jenis kelamin bayi nantinya. Kromosom X untuk perempuan dan kromosom Y untuk laki-laki.

Dr Shettles, orang yang ahli di bidang ini, melalui penelitian menemukan fakta kalau sperma bayi laki-laki lebih lemah, lebih kecil, dan lebih cepat mati dibanding sperma bayi perempuan. Sebaliknya,  sperma bayi perempuan bisa bertahan hidup lebih lama di dalam tubuh wanita.

Nah, berbekal fakta tersebut, berikut ini Metode untuk bisa mendapatkan bayi laki-laki yang bisa Anda praktekan ya Moms.. :

1.    Berhubungan Seks Mendekati Waktu Ovulasi

Metode untuk bisa hamil bayi laki-laki yaitu berhubungan seks mendekati ovulasi. Hal ini karena sperma untuk calon bayi laki-laki bergerak lebih cepat, Shettles menyarankan agar orang tua berhubungan intim mendekati waktu ovulasi.

Bila Anda berhubungan seks beberapa hari sebelum ovulasi, maka sperma laki-laki yang kurang kuat akan mati, dan sperma bayi perempuanlah yang nantinya membuahi sel telur.

Perlu moms ketahui jika ovulasi terjadi ketika sel telur terlepas dari indung telur. Untuk menentukan waktu ovulasi sangat penting karena metode Shettles bergantung pada hal ini. Ada beberapa cara untuk menentukan waktu ovulasi:

  1. Tanda alami ovulasi. Bila moms perhatikan,      tubuh menunjukkan tanda alami ketika sel telur terlepas dari indung telur.      Moms akan merasakan sakit atau kram di perut bagian bawah selama      pertengahan siklus yang menandakan pelepasan sel telur.
  2. Sistem kalender. Pada     Siklus      menstruasi rata-rata selama 28 hari, tapi kadang bervariasi pada tiap      wanita. Ovulasi terjadi mendekati pertengahan siklus, yakni sekitar 14      hari dari hari permulaan menstruasi. Bila siklus Anda melebihi 30 hari,      periksakan diri ke dokter sebelum mulai menentukan waktu ovulasi Anda.
  3. Pemeriksaan serviks. Perubahan pada lendir      serviks bisa jadi petunjuk untuk bisa hamil bayi laki-laki. Lendir serviks      hampir tidak ada pada awal siklus dan perlahan bertambah banyak. Selama      fase pertama lendir berwarna putih dan kelabu dengan sendirinya dan ketika      ovulasi terjadi berubah menjadi transparan dan sangat kental.
  4. Suhu basal tubuh. Mengukur suhu basal tubuh      jadi cara tepat untuk memprediksi ovulasi. Anda membutuhkan termometer      Basal, yang berbeda dari termometer biasa. Ukurlah suhu tubuh setiap pagi      hari sebelum bangkit dari tempat tidur dan simpan grafik catatannya. Di      hari terjadi ovulasi, akan ada peningkatan suhu dari garis dasar normal.
  5. Dengan Alat medis. Saat ini ada beberapa      alat yang bisa melacak apakah ovulasi terjadi atau tidak. Alat ini dengan      mudah bisa Anda peroleh secara online maupun di toko obat. Tapi harganya      cukup mahal dan kebanyakan hanya bisa digunakan satu kali saja. Ada      baiknya Anda menggunakan alat ini disertai metode alami lainnya untuk      secara efektif mendeteksi ovulasi.

2.     Konsumsi Sirup Obat Batuk

Banyak para moms menganggap sirup obat batuk bisa membantu mereka hamil bayi laki-laki. Terlihat aneh bukan? Namun ini karena komposisi guaifenesin yang ada pada obat ini membantu mengencerkan membran lendir di serviks dan membantu sperma pembawa kromosom Y.

3.     Terapkan Pola Makan Kaya Alkalin

Metode untuk bisa hamil bayi laki-laki berikutnya dengan makan makanan yang kayak alkalin. Untuk menjalani pola makan kaya alkalin bagus untuk sperma pembawa kromosom Y. Selain itu, menjaga Ph yang tinggi di tubuh Anda membantu sperma Y bertahan hidup lebih lama dan berenang lebih cepat.

Ada beberapa makanan yang bisa Anda makan, seperti pisang dan daging merah yang mengandung banyak sodium dan potasium yang membantu tingkat Ph menjadi tinggi, yang dibutuhkan untuk hamil bayi laki-laki.

4.     Hindari Panas

Naah.. Metode untuk bisa hamil bayi laki-laki yang terakhir, Moms harus menghindari panas. Hal ini karena sperma pembawa kromosom Y cenderung akan mati di suhu panas. Jadi selain lebih baik bagi pasangan Anda untuk memakai celana jenis boxer, juga dianjurkan untuk menghindari mandi air panas atau sauna.

Sekarang sudah tahu kan moms metode untuk mendapat bayi laki-laki? Meskipun mitos ini belum tentu benar namun ini tidak salahnya moms  coba. Jangan menyerah mendapatkan bayi yang di dinginkan ya moms..

Love,

Zupermom team